Posts tagged ‘luna’

Love Is The Answer (Two)

A/N : Sequel LOVE IS THE ANSWER (one)

=0=

“A great spouse loves you exactly the way you are. An extraordinary spouse helps you grow; inspires you to be, do and give your very best.”

 

=0=

Mumpung sekarang hari Minggu, gue punya rencana buat kasih kejutan untuk Luna. Pagi banget sebelum dia bangun, gue buru-buru ke dapur dan siapin sarapan. Jam 6 tepat, Luna bangun dan langsung mandi seperti biasa. Gue berdiri di depan kamar mandi nungguin dia keluar.

“Ngapain kamu berdiri di sini?” tanyanya heran.

Gue tersenyum dan rangkul bahunya. “Ayo, kita sarapan.” Dia kaget waktu lihat meja makan sudah terisi menu sarapan pagi ini.

“Ini kamu yang bikin?”

“Iya.” sahut gue bangga.

Dia nggak bilang apa-apa lagi, tapi dari wajahnya, kok, kaya nggak suka. Kami makan dalam diam. Rasanya canggung banget.

Read more…

Family Matters

=0=

 A/N : Tiba-tiba aja muncul bayangan buat bikin cerita tentang keluarga member EXO setelah menikah nanti. Soal umur, itu terserah kalian mau dianggap mereka umur berapa. Yang jadi poin dari fic ini adalah banyaknya suka dan duka dalam berkeluarga. Meski ada yang galau atau bete, tapi bukan berarti menye-menye. Buat yang nggak suka biasnya dipair sama makhluk berjenis kelamin wanita, silakan jauh-jauh dari fic ini. Karena di sini semua cowok adalah STRAIGHT dan menikahi WANITA. Seriusan, nggak ada YAOI-nya sama sekali. Aku sudah pensiun dari dunia perYAOIan yang nista hehehehe. Ada beberapa POV di tiap sesi. Dan semua POV berasal dari member EXO. Aku nggak ngasih tahu itu POV siapa, tapi kalian silakan tebak sendiri. Hehehe.Silakan dibaca…

=0=

Sore hari yang mendung seharusnya jadi sore yang santai dan menyenangkan. Tapi kenyataannya, sore ini justru jadi sore yang bikin gue panik dan kesal. Suara gue nyaris serak gara-gara manggil istri tercinta. Tapi dia seperti kesurupan setan budeg atau setan keras kepala, deh. Nggak mau nurut sama omongan gue.

For God’s sake, Amber! Lo turun dari genteng sekarang juga!” perintah itu sudah gue ulang lebih dari dua puluh kali, tapi dia terus saja nangkring di atas genteng.
Read more…