tumblr_n4zw3mpgph1qfrcvxo1_1280

^v^v^
Author’s Note; Beberapa waktu yang lalu aku bilang kalau kemungkinan besar aku nggak akan bikin fanfic lagi. Tapi kali ini aku bukannya menelan ludah sendiri lho, kali ini aku bikin fanfic ini sebagai fanfic perpisahan buat dua biasku yang keluar dari EXO. Kris alias Wu Yifan dan Luhan. Padahal sempat berharap Lay juga keluar hehehehe #jahat. Semoga FF terakhir ini nggak mengecewakan. Berhubung ini fanfic terakhir yang bakal aku tulis, maka aku sengaja nulisnya dengan bahasa yang baik dan benar. Nggak slenge’an kayak biasanya. Enjoy and don’t forget to leave a comment. Consider it will be your last comment on my last fic. Thank you.

^v^v^

Hampir satu tahun lamanya aku terserang penyakit yang sangat mengganggu pekerjaanku. Writer’s block. Ya, itu adalah momok bagi setiap penulis di dunia ini. Sudah kucoba bermeditasi, relaksasi hingga merenung macam orang tolol, namun semua itu sia-sia. Tidak ada satupun gambaran akan cerita yang akan kutulis selanjutnya.
Menulis adalah semangat hidupku, ketika aku kehabisan bahan untuk menulis, saat itulah aku resah dan ragu dalam menjalani hari-hariku. Aku bisa menghidupkan beberapa tokoh dalam cerita hingga aku nyaris meyakini kalau mereka benar-benar ada di dunia ini. Orang-orang bilang kalau aku ini terobsesi dengan karakter rekaanku. Tapi itulah satu-satunya caraku untuk tetap berani menyongsong hari esok.

Namun, semua kekalutanku akhir-akhir ini mulai menipis dengan semakin seringnya pemuda itu hilir mudik di depan rumahku. Semenjak dua minggu lalu, setiap pukul lima pagi terdengar decit engsel pintu gerbang rumahnya ketika dibuka dan ditutup kembali. Lalu derap lirih sepatu olahraganya memantul di kesunyian pagi, membuatku menyibak tirai jendela untuk mengintip siapa orang itu. Dan sejam kemudian, ketika langit pagi sudah terang, dia akan berlari pelan menuju rumahnya dengan peluh yang sudah membasahi kaosnya.

Read more…

Advertisements