^^^

Pagi-pagi sekitar jam setengah tujuh, Xiumin udah berkutat dengan tiga keranjang baju kotor. Sambil nutupin hidung pakai masker motif macan tutul punya Lay atau Tao atau manajer, nggak jelas pokoknya, orang dia asal comot aja dari atas meja, Xiumin memilah-milah pakaian itu.

Di sebelah kanannya ada onggokan underwear, dari celana dalam, boxer sampai kaos dalam udah menggunung.

“Celana dalam Kris…” gumamnya sambil lempar celana dalam baru Kris hadiah dari Chen kemaren pas ultah. Dan Xiumin geleng-geleng sambil istighfar gara-gara liat motifnya yang norak itu. Gambar naga mangap mau niruin logo merk Laccoste, yang ada gambar buaya mangap itu (atau yang mingkem, ya? Ga tau deh).

Abis itu, Xiumin nyomot celana dalam lagi (pakai pinset), “Celana dalam Kris…” dan dia lempar celana dalam dengan motif ular boa yang dibeli karena Kris ngefans sama BoA.

Sambil nahan nafas, Xiumin ngambil celana dalam lagi, “Buseeet… kenapa dari tadi isinya celana dalam Kris mulu, sih? Tuh, orang kena penyakit aneh, ya? Masa sehari ganti underwear dua belas kali?” cowok berpipi bakpao itu ngedumel nggak jelas karena mulutnya ketutupan masker.

Read more…

Advertisements