8d6726394d385ee4e322e295f36a10b6

Di kantin gue dan dua sobat kental gue, Hoseok dan Yoongi, duduk di meja melahap makan siang kami. Dua orang itu lagi heboh ngebahas tentang kerja sambilan. Gue yang sudah beberapa kali nyoba kerja sambilan, nggak ikut ngerumpi bareng mereka. Cukuplah gue menjadi pendengar aja.
Salah satu dari mereka nyadar kalau gue sudah pengalaman dalam kerja part time itu natap gue dengan penuh harap.
“Namjoon, lo kan udah beberapa kali kerja sambilan, bisa dong ngasih kita tips and trick buat nemuin kerjaan yang pas buat kita?” Yoongi mendadak kelihatan serius, dan Hoseok manggut-manggut penuh ekspektasi.
Gue sengaja lama-lamain nyeruput kuah ramyun. Biar gue makin ngerasa dibutuhin.
“Kim Namjoon! Nggak usah sok dibutuhin, deh,” sembur Hoseok dongkol. Gue hanya ngakak bahagia. Mereka memang sudah terlalu kenal gue.

“Tips and tricknya nggak susah, kok, guys,” kata gue sebelum minum jus jeruk buat ngilangin rasa pedas ramyun tadi, “lo berdua harus mau disuruh kerja apapun. Selama itu nggak ngelanggar norma-norma, lho. Lalu, kalian perlu nyari daya tarik dari pekerjaan yang mau kalian geluti.”
Yoongi dan Hoseok melongo. Sepertinya mereka nggak konek sama penjelasan gue.
“Diiyain aja, deh. Biar nggak kelamaan.” Kata Yoongi lesu.
Dan karena waktu belajar dimulai lagi, kami bertiga baik ke kelas masing-masing.

*

Sudah seminggu ini Yoongi dan Hoseok sepulang kuliah pasti langsung menghilang. Sepertinya mereka sudah nemu tempat buat kerja sambilan. Tapi dasar dodol semua, nggak ada satupun yang ngasih tahu gue di mana mereka kerja.

Karena kesal, gue pun niat banget mau ngikutin salah satu dari mereka. Dan gue mutusin buat nge-stalk Min Yoongi.
Perjalanannya nggak memakan waktu terlalu lama, sekitar lima belas menit dari kampus. Gua berhenti tepat ketika Yoongi ngerem motornya dan berhenti di sebuah tempat parkir dekat area pertokoan.
Apa dia kerja di salah satu toko itu ya?
Gue ngintip dari balik pohon di pinggir jalan, dan Yoongi masuk ke salah satu konter handphone yang cukup besar dan ramai pengunjung.
Gue masuk ke dalam toko itu dan meneliti tempat itu. Buset! Isinya cewek-cewek dengan aneka rupa dandanan. Dari yang simpel sampai yang seperti mau ke acara penghargaan. Dan di sanalah cowok mungil tersenyum mencurigakan.
Min Yoongi, sekarang gue tahu akal bulus lo. Lo nyari tempat kerja yang ada daya tariknya. Dan daya tariknya adalah cewek-cewek.

Dan saat itu juga, gue jadi ingat ucapan teman gue, Taehyung, ke Yoongi, ketika dia nyebutin tipe cewek idamannya.
‘kalau lo pengin pacaran sama cewek yang punya gadget keren, cari aja di konter hape’
Rupanya, Yoongi nurutin usulan konyol Taehyung, dan di sinilah dia.

 

Yoongi di ujung sana lagi menebar pesona ke seorang cewek berambut panjang dengan nawarin dia hape model terbaru.
Dia mau nyari part time job atau part time lover, sih?
Nggak ngerti lagi deh sama Min Yoongi.

 

 

 

 

 
THE END

Advertisements