_o_

Assalamu alaikum….

Apa kabar?

Baik-baik sajakah?

Lalu… bagaimana dengan kabar anak-anak korban kekerasan seksual maupun bullying?

Apa mereka akan baik-baik saja?

Aku ragu…

Kalian pasti sudah muak nonton berita di tv kan?

Bukan saja kita disuguhi berita tentang pejabat-pejabat berjiwa maling dan bermental rampok, tapi kita juga disuguhi berita-berita memuakkan dan menyedihkan tentang betapa maraknya pelecehan seksual terhadap anak dan wanita. Dari kasus perkosaan hingga sodomi.

Apakah manusia sudah tidak layak lagi disebut manusia?

Apakah manusia bahkan masih pantas dibilang bagai binatang?

Setahuku, binatang pun nggak sebiadab itu, kok.

Padahal manusia diberi akal dan nurani. Tapi kenapa malah jadi seperti itu?

Kasus sodomi terhadap anak-anak sebenarnya sudah lama. Sering banget diberitain di tv, tapi sekarang makin parah.

Hampir tiap hari ada saja kabar tentang korban kekerasan seksual, baik oleh guru, tukang kebersihan sekolah, tetangga, guru ngaji, bahkan ayah kandung. Amit-amit ya Allah.

Setiap hari ada saja berita tentang ditemukannya bayi yang dibuang di sungai, di sampah, di kardus, dan lain-lain. Benarkah ini yang namanya dunia modern dan terpelajar? perasaan ini kembali ke masa jahiliyah dimana para ayah mengubur hidup-hidup anak-anak perempuannya yang baru lahir.

Sekarang, yang berzina siapa, yang dibunuh siapa. WHAT THE HELL IS GOING ON????

Belum lagi anak-anak SD yang ngeroyok temannya sampai tewas. Apa pantas anak SD punya perilaku seperti itu? Mau salahkan siapa? Orangtuanya lah. Anak-anak itu peniru ulung. Nggak ada yang bisa ngalahin anak-anak dalam hal PLAGIARISME SIKAP. Kalau mau lihat seperti apa orangtuanya, lihat saja anak-anaknya.

Benarkah ini tanda-tanda makin dekatnya kiamat?

1. Sholat diabaikan (diringan-ringankan).

2. Keinginan nafsu syahwat digalakkan dan bebas disebarkan melalui iklan, buku, gambar,  filem.

3. Koruptor menjadi pemimpin dan kebanyakannya tidak tahu mengenai agama dan banyak memberi fatwa yang menyesatkan pengikutnya.

4. Perkara benar menjadi salah dan salah menjadi benar. Sukar untuk membedakan perkara halal dan haram kerana yang haram dianggap halal serta sebaliknya.

5. Berbohong menjadi satu keperluan dalam hidup dan menganggap jika tidak berbohong sukar untuk hidup senang.

6. Membayar zakat (harta, perniagaan dan pendapatan) dianggap beban.

7. Orang yang hidup mengikut kehendak agama ditindas dan hati mereka sentiasa merintih kerana maksiat menyebar tetapi mereka tidak mampu mencegahnya.

8. Turun hujan di luar musimnya dan hujan tidak memberi keuntungan kepada makhluk di muka bumi.

9. Fenomena lelaki berkawin dengan lelaki (homoseksual) dan perempuan berkeinginan kepada perempuan (lesbian) semakin menjadi-jadi.

10. Perempuan menguasai lelaki dengan memakai guna-guna, sihir dan amalan syaitan lain.

11. Anak-anak mengingkari dan mendurhakai ibu bapak (ibu bapak menjadi kuli dan anak menjadi tuan).

12. Kawan disangka lawan dan musuh dianggap sahabat serta memusuhi orang yang mengajak berbuat kebaikan.

13. Dosa dipandang ringan malah bangga melakukannya seperti zina, minum arak, bergaul bebas antara lelaki dan perempuan, meninggalkan sembahyang, membuka aurat dan berjudi.

14. Masjid dihias indah tetapi kosong, berkunci dan banyak berlaku kecurian barang masjid yang berharga.

15. Ramai yang sembahyang tetapi munafik dan berpura-pura. Di dalam sembahyang berjanji akan mengikut suruhan Allah tetapi di luar sembahyang melanggar perintahNya,

16. Akan datang golongan manusia dari Barat menguasai mereka yang lemah (iman) dan ramai terpengaruh dengannya seperti mengikut cara mereka berpakaian, bergaul dan suka berpesta.

17. Al-Quran dicetak dengan indah tetapi hanya dijadikan perhiasan dan jarang dibaca serta diamalkan kehendaknya.

18. Riba sudah biasa hingga orang alim pun terjebak sama.

19. Darah manusia tidak berharga, sering berlaku pembunuhan, peperangan dan jenayah.

20. Penganut Islam tidak mau mengamalkan suruhan agama dan tidak mau membela serta menyebarkannya.

21. Akan bertambah banyak penyanyi wanita (wanita yang tidak beriman adalah senjata syaitan yang baik).

22. Ramai orang kaya pergi umrah dan haji dengan tujuan melancong, yang sederhana pergi untuk berniaga dan yang miskin bermaksud meminta sedekah

Hmm… kayaknya beneran yah sudah mau kiamat.

Pendidikan akademis yang dielu-elukan, nilai UN wajib tinggi, tapi nilai MORAL dan AKHLAK NOL BESAR!

Makanya sekarang banyak orang yang IQ tinggi tapi moral dan akhlak minus, ngesot, tiarap. IQ tinggi dipakai buat nipu orang. Semoga Allah melaknat mereka.

Aku pribadi belum sepenuhnya sempurna kok. Aku berbuat banyak dosa, yang sengaja atau nggak disengaja, tapi aku pengin berubah. Meski aku masih dimaki-maki adikku gara-gara masih ngeship FANXING, hehehe tapi it’s just for fun. mau real atau kagak, itu nggak akan menunda datangnya kiamat.

So, silakan kalian pikir sendiri, apa yang bikin manusia jadi lebih hina daripada seekor lalat yang sukanya berkubang di sampah.

Semoga dengan ini bisa menyadarkan para reader bahwa kiamat sudah di depan mata. Tinggal nunggu perang dunia ke 3, dan lalu turunnya Imam Al Mahdi melawan Dajjal di perang akhir zaman. Semoga kita dilindungi Allah dari kejahatan Dajjal dan pengikut-pengikutnya.

Wassalamu alaikum…

WE ARE ONE!!!

Advertisements